Beranda Profil Tokoh & Sejarah Edukasi Hukum Berita Galeri Kontak
Artikel

Kisah Perjuangan dan Pengabdian Komjen Pol. Moehammad Jasin sebagai Bapak Brimob Indonesia


Sejarah Kepolisian Republik Indonesia tidak dapat dipisahkan dari peran para tokoh yang berjuang sejak masa awal kemerdekaan. Salah satu sosok penting dalam perjalanan tersebut adalah Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Dr. H. Moehammad Jasin. Berkat dedikasi dan kontribusinya, ia dikenal luas sebagai “Bapak Brimob Polri” karena perannya dalam membentuk Brigade Mobil sebagai satuan khusus kepolisian.

Awal Kehidupan dan Perjuangan

Moehammad Jasin lahir pada 9 Juni 1920 di Bau-Bau, Buton, Sulawesi Tenggara. Sejak muda, ia telah menunjukkan semangat nasionalisme yang kuat. Kariernya di dunia kepolisian dimulai saat ia bergabung dengan kesatuan Tokubetsu Keisatsutai (Polisi Istimewa) pada masa pendudukan Jepang.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, perannya semakin terlihat. Pada 21 Agustus 1945 di Surabaya, Moehammad Jasin mengambil langkah penting dengan mengubah pasukan Polisi Istimewa yang dipimpinnya menjadi bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia. Keputusan ini menjadi salah satu titik penting dalam proses terbentuknya institusi Polri.

Tak hanya itu, ia bersama pasukannya juga turut terlibat dalam berbagai pertempuran mempertahankan kemerdekaan, termasuk peristiwa 10 November 1945 di Surabaya. Dalam pertempuran tersebut, Polisi Istimewa berjuang bersama rakyat dan pejuang lainnya melawan pasukan Sekutu yang ingin kembali menguasai Indonesia.

Pendirian Brigade Mobil

Melihat pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, Moehammad Jasin dipercaya untuk membangun kekuatan kepolisian yang lebih terorganisir dan tangguh. Pada tahun 1946, melalui Konferensi Polisi di Purwokerto, dibentuklah satuan khusus yang memiliki kemampuan taktis serta mobilitas tinggi.

Awalnya, satuan ini dikenal dengan nama Mobiele Brigade atau Mobrig. Di bawah kepemimpinan Jasin, kesatuan ini berkembang menjadi pasukan yang disiplin dan siap menghadapi berbagai situasi keamanan. Seiring waktu, Mobrig kemudian dikenal sebagai Brigade Mobil atau Brimob, yang hingga kini menjadi salah satu satuan penting dalam tubuh Polri.

Sejak berdiri, Brimob telah terlibat dalam berbagai operasi penting, seperti menghadapi agresi militer Belanda, menumpas pemberontakan PKI di Madiun, gerakan APRA di Bandung, hingga penanganan DI/TII di berbagai wilayah Indonesia.

Pengabdian di Kancah Internasional

Setelah bertahun-tahun mengabdi di dalam negeri, Moehammad Jasin juga dipercaya menjalankan tugas di bidang diplomasi. Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Tanzania pada periode 1967 hingga 1970. Penugasan ini menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya terbatas pada bidang keamanan, tetapi juga dalam memperkuat hubungan internasional Indonesia.

Akhir Hayat dan Penghargaan

Moehammad Jasin wafat pada usia 91 tahun, tepatnya pada 3 Mei 2012 di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya.

Sebagai bentuk apresiasi negara, pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepadanya pada 5 November 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2015. Penghargaan tersebut menjadi bukti pengakuan atas peran besarnya dalam membangun dan menjaga keamanan negara.

Untuk mengenang jasanya, nama Moehammad Jasin juga diabadikan sebagai nama jalan di beberapa daerah, salah satunya di Depok, yang berdekatan dengan Markas Komando Brigade Mobil.

Warisan dan Inspirasi

Moehammad Jasin tidak hanya dikenal sebagai tokoh pendiri Brigade Mobil, tetapi juga sebagai sosok yang menanamkan nilai profesionalisme, disiplin, dan semangat juang dalam tubuh kepolisian. Nilai-nilai tersebut masih menjadi inspirasi bagi generasi Polri hingga saat ini.

Melalui perjuangan dan dedikasinya, Moehammad Jasin telah meninggalkan warisan berharga bagi bangsa Indonesia. Namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Polri dan sebagai figur yang berjasa besar dalam menjaga keamanan serta kedaulatan negara.


Komentar